Diposkan pada Tips & Trik

9 Fungsi Aplikasi CMD..

Ternyata aplikasi CMD bisa buat hack juga…..!!!!,
mari kita liat fungsi fungsi CMD dibawah ini guys………..

1. Memperbaiki Bad Sector pada Hardisk

Fungsi pertama yang bisa dilakukan CMD yakni memperbaiki bad sector hardisk pada komputer yang anda gunakan. Bad sector sendiri adalah keadaan dimana satu sektor dalam hardisk atau removable disk mengalami kerusakan sehingga tidak bisa lagi digunakan sebagai tempat penyimpanan data. Ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti putusnya koneksi saat proses transfer berlangsung, hingga benturan yang dapat menyebabkan kerusakan permanen.
Namun jika hardisk anda ternyata mengalami bad sector karena masalah putusnya koneksi saat proses transfer berlangsung, maka kemungkinan bisa diperbaiki menggunakan CMD. Dan untuk memperbaikinya cukup mudah yaitu dengan hanya membuka CMD dan menjalankan perintah chkdsk/r/f e:

2. Menghentikan Aplikasi Secara Paksa

Ada keadaan dimana PC atau laptop mengalami kelebihan beban yang ditandai dengan memberatnya proses komputer. Bahkan aplikasi yang dibuka pun menunjukkan tanda Not Responding, itu menandakan aplikasi tersebut tidak menanggapi juga membuat komputer menjadi lebih berat. Satu-satunya cara yang dapat anda lakukan adalah menutup aplikasi tersebut. Meskipun biasanya tidak bisa ditutup dengan mudah, akan tetapi anda bisa menghentikan paksa aplikasi tersebut menggunakan CMD. Caranya menggunakan perintah tasklist dan taskkill.

3. Menyembunyikan File

Fungsi lain yang bisa dilakukan Command Prompt yaitu menyembunyikan file pada komputer anda. Dalam artian, jika anda memiliki banyak file atau dokumen penting berbentuk privasi dan anda tidak ingin seorangpun mengetahui file tersebut, maka yang bisa dilakukan adalah menyembunyikan file itu dengan mudah menggunakan CMD. Dengan menggunakan perintah attrib+s+h E:\CAPCOM, otomatis hanya anda seorang lah yang dapat mengakses file tersebut.

4. Memeriksa Status Aktivasi Windows

Sudah tidak bisa dipungkiri bahwa mayoritas pengguna komputer di dunia kebanyakan menggunakan Windows untuk sistem operasinya. Artinya pengguna Windows tidak terhitung lagi jumlahnya.

Sistem operasi besutan Microsoft itu memang sangat disukai karena kemudahannya, mendukung banyak fitur yang bisa digunakan, dan hampir support semua format file digital. Alasan itulah yang membuat Windows menjadi sistem operasi komputer terbaik.

Meskipun penggunanya banyak sekali, namun rupanya tidak semuanya juga telah melakukan aktivasi sistem operasi Windows-nya. Uniknya lagi, bahkan hampir semua pemiliknya pun tidak mengetahui apakah Windows di komputernya telah diaktivasi atau belum. Padahal anda bisa memeriksanya menggunakan CMD, yakni dengan mengetikan perintah slmgr/div. Perintah tersebut juga bisa digunakan untuk mengaktivasi Windows secara langsung.

5. Memeriksa Kondisi Hardisk

Tidak banyak yang mengetahui bahwa CMD bisa digunakan untuk memeriksa kondisi hardisk, memastikan apakah hardisk dalam kondisi baik atau tidak, terbebas dari bad sector atau justru terkena. Anda bisa menggunakan perintah wimc diskdrive get status, untuk mengetahui kondisi hardisk komputer anda.

6. Mengetahui Mac Address Komputer

Singkatnya, Mac Address merupakan sebuah identitas atau alamat dari sebuah komputer. Setiap komputer memiliki Mac Address yang berbeda-beda. Menggunakan command prompt atau CMD, anda bisa mengetahui dengan mudah. Tinggal ketikan ipconfig/all, secara otomatis alamat Mac komputer anda ditampilkan secara otomatis.

7. Memeriksa Baterai Laptop

Perintah powercfg energy, akan menampilkan ketahanan dan kekuatan baterai anda. Intinya perintah tersebut berguna untuk mengetahui apakah baterai laptop masih dalam keadaan baik atau perlu diganti.

8. Membuat Laptop Menjadi Hotspot

Perlu diketahui bahwa laptop atau komputer biasanya hanya dapat digunakan untuk menerima sinyal Wifi, dan tidak dapat memancarkan sinyal wifi, atau istilahnya menjadikan laptop sebagai hotspot. Namun dengan bantuan CMD ternyata anda bisa membuat laptop menjadi hotspot tanpa bantuan software apapun. Caranya hanya melakukan pengaturan dengan mengetikan perintah netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=namassidanda key=passwordanda. Anda bisa mengubah passwordanda menjadi kata sandi yang diinginkan.

9. Mematikan Laptop

Anda bisa mematikan laptop menggunakan CMD, caranya dengan mengetikan perintah slmgr /dlv. Sebelum menjalankan perintah tersebut, sayangnya komputer mengharuskan agar terhubung ke jaringan internet.

Diposkan pada Komputer

6 Jenis Virus Pada Komputer…….

1). Worm

Sebetulnya virus Worm tidaklah terlalu berbahaya. Namun, jika terus dibiarkan, ia punya kemampuan menggandakan diri secara cepat sehingga menyebabkan memori dan hardisk komputer kamu jadi penuh. Biasanya jenis virus komputer ini menginfeksi komputer yang terhubung dengan internet dan mempunyai email. Sebagai cara mengatasinya, kamu disarankan untuk rajin melakukan scanning komputer dengan menggunakan program Antivirus Avast atau sejenisnya.

2). Trojan

Sama seperti Worm, virus Trojan juga umumnya menyerang komputer yang terhubung dengan jaringan internet serta melalui email yang diterima pengguna. Jenis virus komputer satu ini akan mengontrol bahkan hingga mencuri data yang ada pada komputer kamu. Tujuannya tentu untuk mendapatkan informasi dari target, seperti password dan sistem log. Untuk mengatasi virus Trojan, kamu bisa mencoba menggunakan software bernama Trojan Remover.

3). FAT Virus

Merupakan singkatan dari File Allocation Table (FAT), jenis virus komputer satu ini bersifat merusak file pada penyimpanan tertentu. Apabila ada file kamu yang terkena virus ini, maka file akan disembunyikan oleh virus sehingga seolah-olah file tersebut menghilang. Jadi, apabila ada file kamu yang mendadak menghilang, bisa jadi penyebabnya adalah virus FAT ini. Rutinlah menggunakan antivirus untuk mengatasi virus jenis ini.

4). Memory Resident Virus

Target dari memory resident virus lebih spesifik karena diciptakan untuk menginfeksi memori RAM komputer kamu. Efeknya, performa komputer kamu akan jadi sangat lambat dan biasanya virus ini juga akan menginfeksi program-program komputer. Jenis virus ini akan aktif secara otomatis ketika komputer kamu dinyalakan. Agar memory resident virus ini bisa diatasi, kamu bisa memasang antivirus seperti Smadav atau Avast pada komputer kamu.

5). Macro Virus

Jenis virus komputer satu ini cenderung menyerang file-file yang bersifat makro seperti .pps, .xls, dan .docm. Umumnya, virus macro sering kali datang melalui email yang kami terima. Jadi, agar terhindari dari virus macro, kamu dianjurkan untuk lebih waspada dan berusahalah sebaik mungkin untuk menghindari pesan asing yang masuk ke email. Jangan menekan link yang kamu dapatkan dari pengirim asing. Lalu, pastikan juga kamu rajin melakukan scan komputer dengan program antivirus.

6). Multipartite Virus

Bersembunyi di dalam RAM, virus multipartite biasanya menyerang sistem operasi pada program tertentu. Apabila dibiarkan, jenis virus komputer ini bisa merambah ke bagian hardisk sehingga akan menyerang komputer dengan cepat. Efeknya tentu saja mengganggu performa RAM dan hard disk komputer kamu. Bahkan terkadang beberapa aplikasi tidak akan bisa dibuka karena terserang virus multipartite. Untuk cara mengatasinya, defrag hard disk dan scan komputer dengan antivirus secara teratur.